
Vario CBS Techno memiliki kesan futuristik tapi sangat sporty serta agresif. Dua head lampnya yang memanjang dan menyatu dengan lampu sein didesain tajam menyerupai paruh dan mata elang.
Begitu juga dengan kombinasi warnanya yang tak lagi konvesional. Plastik di bawah stang dan jok yang biasanya dibiarkan berwarna hitam, kini dikelir warna-warni sewarna body.
Pegangan tangan di belakang jok juga tidak lagi monoton dengan warna silver, tapi juga ikut disesuaikan dengan warna body.
Desain yang beda ini merupakan usaha Honda untuk menciptakan kesan eksklusif. Biar bagaimana pun skutik yang segmen pasarnya diletakkan di atas BeAT dan Vario ini punya target pasar yang lebih mengerucut pada orang-orang yang modern, muda dan menginginkan skutik dengan teknologi tinggi.
Jadi untuk bergaya tidak perlu diragukan lagi. Desain baru berkesan canggih dan sporty serta stratanya juga paling tinggi diantara skutik Honda lainnya tentunya menambah gengsi. Tapi kebanggan berkendara Honda Vario CBS Techno agaknya terasa kurang tanpa ada nilai lebih dari skutik ini.
Untuk urusan yang satu ini, PT Astra Honda Motor (AHM) memilih fitur kenyamanan sebagai penambah nilai yang membedakan dengan Vario maupun skutik-skutik lainnya. Tapi perlu diingat kenyamanan tidak hanya berkutat pada fitur-fitur seperti kaki-kaki, suspensi atau posisi pengendara.
Fitur keamanan juga hadir menambah kenyamanan, makin merasa skutiknya aman, tentunya makin nyaman dan tenang saat berkendara. Vario CBS Techno meneruskan fitur keamanan terdahulu yang di pasang di Vario, seperti side stand switch, parking lock dan auto secure key shutter.
Nah di Vario CBS Techno ini ditambah satu fitur lagi yaitu Combi Brake Sistem (CBS). Pada teknologi ini tuas rem belakang saat ditekan mampu mendistribusikan kekuatan pengereman bukan hanya ke roda belakang tapi juga ke roda depan.
Combi brake system ini diharapkan mampu membantu pengendara yang hanya terbiasa menggunakan rem belakang. Dengan fitur ini resiko roda belakang mengunci saat pengereman mendadak bisa dikurangi, Bukan hanya aman tapi jadi lebih nyaman, apalagi buat pengendara pemula.
Selain itu, kini di bawah stang dilengkapi rak dengan kapasitas lumayan lega. Utility box di bawah jok juga dilengkapi dengan tutup. Huruf informasi di auto secure key shutter dilapis fosfor agar tetap terlihat di kegelapan. Dan paling memanjakan mata adalah panel indikator yang jauh lebih menarik dari Vario sebelumnya.
Mesin Sama
Sosok Honda Vario CBS Techno sebenarnya sudah lebih dulu muncul di Thailand satu tahun yang lalu. Di negeri gajah putih diberi nama Click-i, embel-embel “i” di belakang namanya punya arti sudah mengadopsi sistem injeksi bahan bakar. Namun yang hadir di Indonesia minus fitur ini. Alasannya sederhana, karena peraturan emisi gas buang di Indonesia masih Euro2.
Sedang urusan mesin sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Honda Click maupun Honda Vario sebelumnya,Tukar menukar mesin seperti ini sudah lazim dilakukan oleh pabrikan sepeda motor lainnya.Misalnya, mesin yang dipakai sejak era Yamaha Nouvo pada tahun 2003 hingga Yamaha Mio Sporty dan Mio Soul sama saja. Begitu juga dengan Suzuki yang Spin, Skywave dan sky drive punya mesin sama. Meski begitu teknologi mesin Honda Vario ini tetap diandalkan tentu karena performanya masih baik dan teknologinya boleh diadu dengan kompetitor lainnya.
Bila dibandingkan dengan Yamaha Mio Sporty atau Soul yang sama-sama memiliki kapasitas mesin 110cc tenaga yang dihasilkan sama (menurut klaim masing-masing pabrikan). Vario 8,99 ps di 8000 rpm, sedang Mio 8,9 ps juga di 8000 rpm. Namun urusan torsi Vario kalah sangat tipis hanya 0,86 kgf.m di 6500 rpm, sedang Mio 0,88 kgf.m di 7000 rpm.
Namun melihat peak torsi diputaran mesin lebih tinggi, bisa dipastikan Mio jadi lebih boros bahan bakar dibanding Vario. Untuk mulai berjalan mesin Vario tidak perlu dipaksa berputar di rpm tinggi, setinggi Mio. Sedang urusan teknologi seperti radiator dan engine indicator juga jadi nilai tambah. Dengan radiator mesin skutik yang tertutup rapat di jaga agar tetap adem.
Spesifikasi:
Mesin : SOHC, radiator
Diameter x langkah : 50x55mm
Volume langkah : 108cc
Tipe mesin : 4 langkah, SOHC pendinginan dengan cairan
Diameter X Langkah : 50 x 55 mm
Volume silinder : 108 cc
Kompresi : 10,7 : 1
Daya maksimum : 8,99 PS / 8000 rpm
Torsi maksimum : 0,86 kgf.m / 6500 rpm
Kopling : Otomatis, sentrifugal, tipe kering
Starter : Pedal dan elektrik
Busi : ND U22FER9, NGK CR7EH-9
Kapasitas tanki : 3,6 liter (bahan bakar)
Kapasitas Minyak Pelumas : 0,7 liter pada penggantian periodik
Transmisi : Otomatis, V-Matic
Kelistrikan : 12 V – 3 Ah (tipe MF)
Pengapian : DC – CDI, Baterai
Panjang X Lebar X Tinggi : 1,904 x 680 x 1,090 mm
Sumbu Roda : 1,273 mm
Jarak Terendah Ke Tanah : 133 mm
Berat Kosong : 101 kg
Tipe rangka : Tulang Punggung
Tipe suspensi depan : Teleskopik
Tipe suspensi belakang : Lengan ayun dengan shockbreaker tunggal
Ukuran ban depan : 80/90 – 14 M/C 40P
Ukuran ban belakang : 90/90 – 14 M/C 46P
Rem depan : Cakram hidrolik dengan piston tunggal
Rem belakang : Teromol
Minggu, 10 Januari 2010
VARIO CBS TECHNO
Diposting oleh
aria
di
09.31
0
komentar
Label: REVIEW
Jumat, 08 Januari 2010
VELG MOBIL

Mungkin banyak pemilik mobil belum paham betul dengan istilah di velg. Kebanyakan hanya tahu ring dari ukuran 15, 16, sampai 19. Untuk memasang velg yang nyaman, dan lebih penting lagi soal keselamatan, dua hal yang harus diketahui adalah PCD (pitch circle diameter)dan Offset. Jika hanya PCD saja, sementara offset-nya salah, bisa-bisa mengendarai mobil jadi tidak nyaman.
PCD (pitch circle diameter)
Ukuran yang berkaitan dengan diameter pola baut roda. Pengukurannya dengan mengambil titik terlurus dari masing-masing lubang baut roda. Misalnya 4 baut yang diukur antara titik berseberangan dan satuan milimeter. "Tapi kalau yang 5 baut, penarikan garis PCD ada di antara dua titik lubang baut yang ada di seberang lubang baut roda yang ditarik ukurannya," jelas Hadi Wijaya, pimpinan Mega Star Autoworks, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Dari ukuran itu, didapat angka paling standar 100 mm buat mobil-mobil kebanyakan. Maka disebutnya PCD 100. Untuk mobil-mobil MPV dan light-SUV, PCD-nya 114,3 mm, sedangkan sedan kecil dan hatchback, seperti Honda Jazz, Toyota Yaris, atau Chevrolet Aveo, ber-PCD 100. Kalau keluarga Mercedes 112, BMW 120, dan SUV yang besar 139,7.
Offset
Menandakan seberapa besar permukaan tengah velg menjorok ke dalam atau ke luar. Hal itu ditandai dengan bilangan angka plus kode berjuluk ET. Semisal ET25, ET45, dan seterusnya. Semakin kecil angka maka penampang tengah velg makin celong ke dalam dan bibir velg lebar.
"Kalau dipasang, velg jadi makin ke luar fender," bilang Farley dari gerai Auto Trend, arteri Kelapa Dua, Jakarta Barat. Sebaliknya, semakin besar angka, penampang tengah makin ke luar dari bibir velg. Berarti, posisi velg masuk ke dalam fender.
Untuk mengubah aplikasi offset, hal itu bisa diakali dengan memakai adaptor. Namun ingat, ini hanya bisa dilakoni buat velg-velg berkonstruksi 2 sampai 3 pieces. Harus diperhatikan keakuratan penghitungannya. Efek buruknya, selain bisa bikin gesrot, mangkuk shockbreaker dan dek dalam rawan tergerus roda. Akhirnya, kaki-kaki pun jadi rentan rusak.
Diposting oleh
aria
di
11.47
2
komentar
Label: CHASIS
YAMAHA NOUVO ELEGANCE 135 CC

Skutik terbaru YAMAHA ini mempunyai CC yang besar yaitu 135 cc.Disamping itu Yamaha Nouvo Elegance, sesuai namanya, juga mengalami pembaruan disisi engine, jika dibandingkan dengan nouvo lama yaitu sudah menggunakan 4 stroke, 2 valves, SOHC… liquid cooled dan compression rationya pun lumayan tinggi yaitu 10.8:1. Powernyapun mencapai 11HP.
Skutik ini menggunakan carbu BS26×1,sedangkan transmisinya menggunakan CVT.Panel indicatornya pun lumayan keren.Suspensi depannya menggunakan telescopic fork, sedangkan suspensi belakang menggunakan twin tube shock absorber.Rem depan telah menggunakan disc brake, sedangkan rem belakang masih menggunakan drum.Ban depan menggunakan ukuran 70/90-16, sedangkan ban belakang menggunakan ukuran 80/90-16.
Yang jadi masalah adalah,motor yang diproduksi diThailand ini jika masuk Indonesia apakah bisa sukses seperti Yamaha Mio.Karena dipasaran Indonesia skutik yamaha nouvo tuh nggak begitu sukses,dibandingkan product lainnya.Dari sisi persaingan… Suzuki Spin yang bermain pada displacement 125cc nggak bisa lagi seenaknya melakukan penetrasi pasar,soalnya yamaha juga akan ancang-ancang masuk ke pasar ini…!!! Brand lain juga akan mendapatkan persaingan yang hebat,mengingat jika skutk ini dibanderol dengan harga kompetitif, maka product yang overpriced… bakalan langsung nyungsep. 
Diposting oleh
aria
di
11.15
0
komentar
Label: REVIEW
ACCU

Accu (aki) mobil ataupun motor yang paling banyak digunakan adalah jenis accu basah. Accu basah yang dimaksud adalah Lead Acid Battery. Paling tidak sebulan sekali kita perlu melihat ketinggian air accu yang bisa dilihat dari body samping accu tersebut. Jangan sampai berada di bawah Level Minimumnya karena akan merusak sel accu itu sendiri. Umur pakai accu jenis ini berkisar sekitar 1.5-2.5 tahun tergantung kondisi mobil/motor yang menggunakannya.
Suatu accu mulai rusak ketika tidak bisa menyimpan arus listrik dengan baik atau tegangan (voltase) nya turun dari yang seharusnya. Biasanya ditandai dengan bunyi klakson tidak selantang biasanya, lampu tidak seterang biasanya, waktu starter mesin jadi lebih panjang.. bahkan lebih parah adalah tidak bisa starter mesin.
Baik tidaknya kondisi accu bisa diukur dengan alat tes accu khusus, seperti simulasi pembebanan pada accu kemudian terukur seberapa kuat accu tersebut.
Selain di tes dengan pembebanan arus, baik tidak accu juga dipengaruhi oleh kualitas air accu itu sendiri yang bisa diukur dengan Battery Hydrometer. Alat ini wajib bagi toko atau tukang service accu. Jika kita ingin mempunyai alat ini bisa saja.. ga ada ruginya.. karena bisa mengontrol kondisi ‘kesehatan’ air accu. Harganya berkisar mulai dari 25ribu rupiah.
Cara penggunaannya sangat sederhana, yaitu dengan menyedot air accu, kemudian melihat bandul penunjuknya memperlihatkan kondisi apa.
Jika permukaan air accu berada pada bidang Hijau, berarti kondisi air accu sangat baik.Jika permukaan air accu berada pada bidang Putih, berarti kondisi air accu juga masih baik.Jika permukaan air accu berada pada bidang Merah, berarti kondisi air accu butuh di recharge, atau sekaligus bisa juga menunjukkan ada masalah charging pada alternator (alternator bermasalah/rusak).
Diposting oleh
aria
di
10.40
0
komentar
Label: KELISTRIKAN
RANGKAIAN LAMPU KEPALA
Berikut dibawah ini adalah diagram rangkaian lampu kepala(lampu jauh dan lampu dekat) dengan relay serta rangkaian lampu kota.
Diposting oleh
aria
di
10.27
1 komentar
Label: KELISTRIKAN

.jpg)